AIDA dan 4 formula copywriting lainnya, lengkap dengan contoh

Halaman kosong adalah bagian tersulit saat menulis iklan atau landing page. Copywriter jarang mulai dari nol: mereka memakai formula, yaitu struktur sederhana yang menuntun pembaca dari pandangan pertama sampai pembelian. Formula tidak menuliskan teksnya untuk Anda, tetapi memberi tahu apa yang perlu dikatakan dan dalam urutan apa.
Berikut lima formula copywriting yang cocok untuk sebagian besar bisnis kecil, masing-masing dengan contoh singkat untuk sebuah usaha sangrai kopi rumahan fiktif.

1. AIDA: attention, interest, desire, action
Formula tertua dan paling serbaguna.
- Attention (perhatian). Judul yang menghentikan scroll.
- Interest (minat). Fakta atau detail yang membuat pembaca ingin tahu lebih banyak.
- Desire (keinginan). Apa yang didapat pembaca, dengan bahasa mereka sendiri.
- Action (tindakan). Satu langkah yang jelas.
Contoh: “Kopi yang disangrai pagi ini. Sebagian besar biji kopi di supermarket disangrai berbulan-bulan lalu dan sudah kehilangan separuh aromanya. Kopi kami sampai ke tangan Anda paling lambat tiga hari setelah disangrai, jadi setiap cangkir harum seperti di kedai kopi. Pesan kantong pertama Anda hari ini.”
Cocok untuk: landing page, iklan yang lebih panjang, halaman produk.
2. PAS: problem, agitation, solution
Mulai dari masalah, buat pembaca benar-benar merasakannya, lalu tawarkan jalan keluarnya.
Contoh: “Kopi pagi Anda terasa hambar? Biji kopi lama kehilangan aromanya jauh sebelum sampai di rak toko, dan mesin apa pun tidak bisa memperbaikinya. Pesan biji kopi yang baru disangrai, dikirim dalam tiga hari.”
Cocok untuk: iklan pendek dan email, ketika pelanggan sudah tahu masalahnya.
3. BAB: before, after, bridge
Tunjukkan keadaan pembaca saat ini, lalu bagaimana keadaannya nanti, dan produk Anda sebagai jembatan di antara keduanya.
Contoh: “Sebelum: kopi pahit yang Anda minum karena kebiasaan. Sesudah: secangkir kopi yang Anda nantikan setiap pagi. Jembatannya: biji kopi segar dari tempat sangrai kecil, diantar sampai ke depan pintu.”
Cocok untuk: unggahan dan story media sosial, ketika gambaran hasil akhir itu penting.
4. FAB: features, advantages, benefits
Terjemahkan setiap fitur menjadi arti nyatanya bagi pembeli.
Contoh: “Disangrai dalam jumlah kecil (fitur), sehingga setiap kantong selalu segar (keunggulan), sehingga kopi di rumah terasa seperti kopi di kafe favorit Anda (manfaat).”
Cocok untuk: deskripsi produk dan halaman perbandingan.
5. 4U: useful, urgent, unique, ultra-specific
Lebih tepat disebut daftar periksa untuk judul daripada struktur lengkap. Judul yang kuat memenuhi setidaknya dua atau tiga dari keempatnya: berguna, mendesak, unik, dan sangat spesifik.
Contoh: “Biji kopi segar dalam 3 hari: diskon 20% untuk kantong pertama sampai hari Minggu.”
Cocok untuk: judul, subjek email, judul iklan.
Cara memilih
- Pembaca belum sadar punya masalah: AIDA atau BAB.
- Pembaca tahu masalahnya dan sedang mencari solusi: PAS.
- Pembaca sedang membandingkan produk: FAB.
- Anda butuh judul: cek dengan 4U.
Formula apa pun yang dipakai, uji lebih dari satu versi. Dua iklan dengan judul berbeda sering kali selisih jumlah kliknya lebih besar daripada perubahan apa pun pada isi teks.
Ringkasnya
Formula menghemat waktu dan menjaga teks tetap terarah: setiap bagian punya satu tugas dan mengantar ke bagian berikutnya. Jika Anda lebih suka teksnya dibuatkan, pesan teks penjualan: Anda menjelaskan penawaran dan audiens Anda, lalu menerima beberapa variasi iklan, teks landing page, atau naskah telepon penjualan. Pembayaran baru dicairkan setelah Anda menerima hasil kerja.